shrie's posts with tag: celoteh ku
Seasion Indonesia Idol 2008 akhirnya bergulir juga. 24 besarnya sudah mulai unjuk gigi akhir pekan lalu. Entah mengapa tahun ini saya lebih bergairah nonton, mungkin karena kwalitas para kontestan jauh di atas tahun-tahun sebelumnya. Semuanya keren dan mempunyai karakter suara yang berbeda-beda.
Pada kesempatan pertama, finalis cewek tampil menunjukkan kebolehannya, bagus-bagus sih, menurutku. Tapi semua di bantai juri, hanya kontestan no satu “Ibeth” yang sanggup menarik hati semua juri :D.
Well… terus terang saya nggak begitu antusias dengan kontestan cewek, saya lebih banyak menjagokan cowok kali ini :D, ya... tepatnya 1 orang yang lebih saya dukung 
Saat tampil, ternyata memang para kontestan cowok lebih unggul, karena banyak kontestan yang di puji-puji para juri Dan… jagoan saya? Teteup dong paling OKE dan paling keren. Gimana nggak keren, ia dapat standing applaus dari juri “TTDJ”. Ini dia video nya diSINI
Ok ok… jagoan saya itu namanya “Januarisman” sekarang nick namenya “ARIS” profilnya bisa di lihat di SINI
Oh iya, kenapa saya sampai jatuh hati pada Aris? Karena pertama kali melihatnya ia tampil keren sekali membawakan lagu "Rasa yang tertinggal by ST12," Ia juga satu-satunya kontestan yang bisa membuat juri menangis.
Berlebihan nggak sih, kalau aku bilang ia termasuk finalis yang membuat sebuah lagu band yang tidak terlalu terkenal bisa menjadi lebih terkenal!!!
Saya kaget loh saat googling dan membaca banyak review orang-orang yang ngebahas ini, dan mereka mengatakan kalau lagu “Rasa yang Tertinggal by ST12” sekarang jadi banyak di gandrungi, karena di bawakan “Aris” saat audisi. Memang benar sih, saya termasuk orang yang langsung hunting lagu ini karena mendengar ia ngebawain saat audisi. Hebat euyyy… 
Oh iya, ini link nya saat ia di auidisi dan membuat Titi DJ menangis, dan juri lainnya ber "aooww aooww", selamat menikmati… dan jangan lupa vote Aris , caranya ketik: ARIS kirim ke 9288.
Sedang baca detikhot , lalu nyasar ke blognya Bunda Maia, seringnya baca cerita beliau di MP.
Rasanya sedih juga ngebaca ceritanya, apa lagi alinea terakhir ini. Ah, aku simpati pada Bunda yang satu ini, soalnya aku Bunda juga sih 
QUOTED. "SELAMAT VALENTINE SEMUANYA, di hari kasih sayang ini aku menangis sedalam-dalamnya…. Inilah akhir dari perkawinanku… Aku yang hanya seorang istri yang meminta suamiku untuk melepaskan artis2 perempuan di manajemennya (karena menurut aku itu sumber penyakitnya sejak dulu…) Suamiku lebih memilih seseorang yang pernah menusukku dari belakang…. Inilah hadiah valentine yang paling menyedihkan dalam hidupku…." UNQUOTED.
Untuk tau cerita lengkapnya silahkan meluncur kesini.
Be strong ya Bunda... semoga di kasih jalan keluar yang baik oleh Allah SAW, Amien.
Selamat buat Gubernur terpilih Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam, SE yang akhirnya di putuskan oleh MA sebagai pemenang pilkada, Sultra. Rasanya senang sekali ketika menerima telpon dari kakak yang mendampingi beliau di MA, yang mengabarkan hal itu. Jadilah pemimpin yang arif, tidak memperkaya diri dan golongan, dan hindari pula citra kesukuan dan kekerabatan yang di tuduhkan orang-orang yang kau kalahkan saat pilkada. Berantas lah korupsi yang menggerogoti sultra ku tercinta. Dan aplikasikan semua janji-janjimu saat kampanye yang lalu.
Untuk Bang Alimasi dan kroninya, legowo lah menerima kekalahanmu. Jangan pancing amarah rakyat KDI dong bang, apa lagi sampai membuat keributan seperti tetangga sebelah (Sulsel), bukankah dirimu sudah di beri kesempatan memimpin Sultra .
Maaf bila ada orang Sultra yang nyasar di sini dan tidak berkenan dengan jurnal ini. Aku hanya warga biasa yang tidak punya motif apa-apa, pure hanya ingin mengucapkan selamat pada Pak Nur alam .
Sukses buat Sultraku dan maju terus, kejar ketertinggalanmu dari propinsi lain-nya. 
InsyaAllah akhir December aku kan mudik, dan tentu saja agenda utama akan berwisata kuliner .
"Jangan asal copy paste." Slogan ini sudah sejak lama saya dengar di dunia blogger, dan pencetusnya adalah anak-anak Blogfam (kalau ndak salah).
Awalnya saya tidak terlalu ambil pusing. Secara, saya tak pernah berpikir suatu saat nanti isi blog atau artikel saya akan di bajak oleh orang lain. Maklum saja, apa yang saya tulis tidak jauh-jauh dengan hobby dan kegiatan saya sehari-hari. Jadi kemungkinan isinya tidak berguna bagi orang lain.
Tapi, kenyataannya berbeda. Beberapa kali saya coba googling dan menemukan beberapa artikel saya di copy paste atau di pajang di blog orang lain. Entah apa maksudnya hingga memasang artikel saya!
Mungkin mereka ini malas menulis hingga memajang tulisan orang untuk meramaikan blog-nya. Atau memang artikel tersebut berguna baginya!? ATAU, artikel saya di gunakan untuk keperluan komersil!?
Well, saya tak tau alasannya. Dan saya pun malas untuk menanyakan kepada yang bersangkutan.
Bila alasannya, artikel saya berguna baginya, dan ketika memajang artikel tersebut ia mencantumkan sumber tulisan tersebut, saya sih tidak terlalu ambil pusing, malah saya senang karena tulisan saya berguna bagi orang lain. TAPI, bila ia memajang artikel saya tanpa menyebutkan sumbernya, wah... rasanya sedih sekali, sudah capek-capek menulis tapi tulisan itu diAKU oleh orang lain. Yang lebih menyedihkan, bila BLOG tersebut adalah blog terselubung, blog yang digunakan untuk memajang iklan ADESENSE-nya.
Wih, untuk alasan yang ini saya sih sangat-sangat kesal. Saya sadari, dunia maya ini tak berbatas, dan belum ada payung hukum-nya untuk bisa mengadili orang-orang seperti ini. Tidak ada yang dapat saya lakukan. Saya hanya bisa mendoakan semoga cara pandang dan cara berpikir mereka menjadi dewasa, dan tidak se-enaknya mencopy paste tulisan orang lain.
Anyway, JURNAL ini saya buat bukan untuk menghakimi orang-orang yang gemar copy paste. Jurnal ini hanya sebagai sarana CURHAT saya saja. Tapi. Bila. Jika, ternyata jurnal ini di baca atau 'ngena' di hati mereka, well... saran saya "Belajarlah menulis artikelmu sendiri. Karena dengan mencopy paste karya orang lain, sama saja kamu menbodohi dirimu sendiri." (SA/2008)
Info Pic: Greeny by Ryuga.
Halah.... C spasi D .
Saya bertanggung jawab juga mengantarkan Hardy Mirza jadi pemenang Asian Idol 2007. Secara saya ogah memilih Jac/Mal jadinya yang ku pilih "INDO SIN" & INDO INDIA. Saya memilih pilihan ke dua yang jelek-jelek deh, soalnya memang mereka tak berpeluang menang, secara kwalitas suara pun jauh di bawah Mike, Jac and Mou...
Tapi... ternyata Charming & Attitude mengalahkan kwalitas suara euy... Dan Dengan sangat terpaksa ku ucapkan selamat buat Hardy Mirza... telah merebut hati penduduk Asia.
Mmmh... apa ini kemenangan yang kebetulan?? Mmm apa yang vote berpikir seperti saya??
Who knowss lah.. :D Info Pic: Pic taken from "Asean Rocks!"
Sejak lama saya ingin sekali ke pulau Wakatobi, maklum saja pulau ini terletak di Sulawesi tenggara, propinsi asal saya, tempatnya indah sekali. Namun sayangnya pulau ini di kelola oleh orang asing alias pulau yang terjajah, jadi kalau mau kesana harus rela mengeluarkan uang yang jumlahnya banyak sekale. Bayangkan, untuk kesana kita harus ke BALI dulu, lalu dari Bali baru naik "Private Jet" ke pulau tersebut, *sigh* harganya pun memakai US$!. Menurut resensi orang-orang yang pernah kesana pulau ini indahnya bukan main "surga" kata mereka. Apa lagi untuk yang hobby diving, wah tempat ini sangat di rekomendasikan deh. Malah, Bunaken saja kalah :-). Raja ampat? well mungkin bagusan Wakatobi kali ya hehehe. Ya, walaupun saya belum kesampaian kesana, saya tetap bangga dengan pulau itu. Semoga saja suatu saat saya berkesempatan mengunjunginya, Amien.
Biasanya kalau pulang kerja aku di jemput suami, tapi berhubung beliau harus meeting dadakan, jadinya aku harus pulang sendirian, naik kereta Depok express.
Terburu-buru aku ke stasiun Juanda untuk mengejar kereta yang berangkat jam 5.20PM, tapi sayang hari itu aku tidak beruntung, kereta baru saja melintas saat aku tiba di lantai 3 tempat kereta selalu berhenti.
Dengan perasaan sedikit kesal aku cari tempat duduk di pinggir jalur 2, menunggu kereta selanjutnya yang akan tiba jam 6PM, kalau tidak molor!!. Ku keluarkan buku, dengar MP3 dan aku langsung larut dengan musik yang mendayu-dayu itu. Tak berapa lama seorang menghampiriku. Ku angkat wajah dan hatiku langsung trenyuh, melihat seorang ibu muda yang sangat kumel berdiri di depanku, ia mengulurkan telapak tangannya, sementara tangan satunya mengendong seorang bayi mungil, dari balik gendongan sarung yang kucel itu, aku bisa memastikan bayi itu belum ber usia 1 bulan.
“Buat makan…” ujarnya lirih. Dan aku makin tersentuh.
Aku ibah melihat anaknya, sedih memikirkan nasipnya. Tapi, aku kesal melihat ibu muda itu, bagaimana tidak, di jari tangan yang ia gunakan untuk menggendong bayinya, terselip rokok yang masih menyala.
Seketika rasa ibah ku hilang, samar kulihat asap rokok masuk kedalam gendongan. Ingin kutegur dia, tapi saat melihat mata ibu itu, tatapannya kosong, seperti mayat hidup saja yang berdiri di depannku, ku alihkan tatapan ke tangannya yang ia ulurkan, aku semakin kesal, karena banyak bekas sayatan disana… aku tau dan yakin sekali kalau itu adalah bekas sayatan untuk menggunakan obat terlarang.
‘Duh… mengapa sih masih ada saja orang yang berpikiran sempit seperti itu, mengapa sih mereka tidak berusaha merubah hidupnya secara wajar. Apa ia sudah give up menghadapi kerasnya hidup? Sehingga uang hasil ngemisnya pun di habiskan untuk membeli obat terlarang dan rokok??’ Pikiranku langsung sibuk membuat analisa tentang masalah yang menimpa ibu muda itu. Dan ia pun berlalu dari hadapnku.
Ia menjauh dan mataku lekat memandanginya, ia berhenti dan duduk di dekat tiang, 5 meter dari tempatku. Bayi mungil itu ia tidurkan di sela pahanya, lalu ia pun mengeluarkan uang hasil kerjanya, tampak pecahan seribu, lima ribuan menggunung di sana, dengan cekatan ia memasukkan uang itu kedalam kantong plastik hitam, sesekali ia mengisap rokoknya. Mulutnya komat kamit dan pandangannya masih kosong…!
Link: http://qmfinancial.comSatu-satunya Financial Planer yang bisa buat aku jadi lebih aware dengan menabung, investasi dan kawan-kawan.
Ligwina Hananto TOP deh... :-) Thanks to GMHR kalau bukan kalian akyu nggak pernah tau dengan Teh'Wina ini... hayaaa...
Doooomooo
Tadi pagi, pas main-main ke blogfam ada curhat member tentang Ibunda-nya. Komen ku begini...
*********
bener.. kamu gak sendiri Banyak kok orang2 yang merasa seperti kamu. Aku juga suka merasa di anak tirikan sama nyokap . Selalu gak nyambung sama belio, anehnya kok kalau sama kakak & adik belio nyambung2 saja...
Idem denganmu, terkadang di hati terbersit 'apa aku ini anak pungut' hehehehe melebihkan banget deh . Tapi itulah, jiwa mudaku saat itu terlalu mendominasi hingga aku tidak pernah menyadari... ternyata nyokap itu sebenarnya care sama aku... saking care nya belio terlihat selalu menggurui dan bla bla bla...
Dinosa, Tau gak sih... aku sadar bahwa nyokap itu sayang banget sama aku... saat terakhir kali aku ketemu beliau... Malam di mana ia akan ke Jakarta untuk cek rutin (belio komplikasi, jantung koroner & hepatitis) dan malam itu adalah malam terkahir aku bisa share each other dengannya *akurrr buanget* lalu 3 minggu kemudian Nyokap kembali tapi tinggal jasad doang... hiks hiks hiks
halah... kok malah curhat . Da ah... kabur ke toilet dolo secara ini mata sudah berkaca-kaca... *maluuww ama teman di depan*
satu pesanku... coba selami isi hati ibumu, liat dari sudut pandang yg lain... jangan sampai menyesal belakangan ... memang susah tapi kamu harus mulai sebelum terlambat.. gud luck
*********
Sudah hampir 12 tahun ma'mom meninggal. Rasa kangen sering melanda... banyak yang ingin aku share dan tunjukan padanya... tapi sayang aku gak punya kesempatan itu...
Mom... hope you rest in peace..., 'Lope you mom' Semoga Mom selalu bahagia disana, bahagia di sisih-Allah SAW, amien...
Apa sih tolak ukurnya men-Cap orang menjadi kutu buku?. Apa ia harus membaca buku setiap hari? atau ia harus membawa buku kemana saja?. Saya kadang suka bingung kalau di Tanya seperti ini.
Kalau saya pribadi, saya lebih suka di cap menjadi Pecinta buku dari pada kutu buku. Maklum kata kutu suka buat saya jadi parno!. Tidak perlu di bahas kali ya tentang KUTU disini.
Yang ingin saya bahas adalah, seberapa banyak kadar cinta saya terhadap buku?.
Wah jangan di tanya deh! Kalau yang satu itu. Sejak masih SD saya ini sudah maniak buku. Dulu tempat favorite saya kalau sepulang sekolah itu nongkrong di Perpustakaan daerah di kota kelahiranku.
Ada cerita lucu, waktu masih SD saya terdaftar di kategori anak-anak, tapi setiap kali datang ke perpus saya langsung belok kanan ke kategori remaja. Untung petugas perpus nya tidak terlalu ketat jadi saya lolos-lolos saja tuh nongkrong di ruangan remaja.
Jenis buku yang saya suka baca saat itu adalah novel fiksi, petualangan, cerita tokoh-tokoh terkenal, sejarah daerah, dlsb. Kebiasaan main ke perpus ini aku jalanin sampai menginjak SMA.
Nah, saat saya sudah punya penghasilan sendiri. Mulai lah saya membeli buku-buku yang sesuai budjet ku saat itu. Koleksiku lumayan banyak, apa lagi komik keluaran ELEX, novel-novel John Grisham, buku tokoh-tokoh dll. Sayang waktu dulu buku, novel, komik ku suka di pinjam teman, dan sialnya banyak yang tidak kembali!.
Sekarang mendingan koleksi bukuku mulai banyak lagi, apa lagi suamiku juga suka baca buku jadi deh klop hobby kami berdua.
Oh iya, saking cintanya sama buku saya juga selalu terdaftar menjadi anggota di tempat penyewaan buku. Malahan aku pernah bermimpi punya usaha penyewaan buku, sayang di kompleks rumah sudah ada yang buka usaha ini jadi mimpi ini masih jauh, kumpulin modal dulu kali ya.
Mimpi ku sekarang ini, ingin punya blok review buku-buku yang pernah aku baca. Saat ini sih sudah ada di sini tapi sayang reviewnya masih sedikit. Tunggu saja, saya akan coba me-review semua buku yang sudah saya baca dan segera meng-uploadnya diblog tersebut.
Setelah mimpi itu, saya akan mewujudkan mimpiku yang lain yaitu saya ingin punya perpustakaan kecil pribadi di rumah, Amien. Wih, kapan ya mimpiku ini bisa menjadi kenyataan?.
Sejak tinggal di Jakarta, aku baru merasakan 1 kali mudik lebaran, aku mudik ke Kendari (kampong halamanku) menggunakan kapal laut. Kalau tidak salah itu lebaran tahun 1997.
Jujur, aku kapok sekali ikutan trend mudik lagi. Soalnya saat itu aku bisa rasakan betapa hiruk pikuknya orang-orang mudik itu, padahal aku berangkat H-10 alias sepuluh hari sebelum lebaran.
Saat itu aku naik kapal laut karena aku tidak kebagian tiket pesawat *nekad.com*  aja saat itu .
Untungnya perjuanganku mudik lebaran itu terbayarkan dengan kebahagiaanku bertemu dengan segenap keluarga di rumah. Aku juga bisa mencicipi makanan khas lebaran di sana. Pokoknya puas banget bisa berlebaran dengan keluarga tercinta setelah 3 tahun melanglang buana di pulau jawa ;-).
Saat balik ke Jakarta aku memilih naik pesawat saja, dan berharap perjalanan balik akan mulus dan tanpa hiruk pikuk seperti saat naik kapal laut. Tapi , dugaanku meleset pesawat ku delay hingga 7 jam. Mana delaynya saat aku sudah di bandara makasar, mau jalan-jalan juga aku tidak tau menau daerah tersebut. Jadi deh aku hanya duduk diam denger CD player *kala itu baru ada CD player* sampai gonta ganti batre 3X tapi teteup si pesawat lanjutan tidak muncul-muncul juga.
Pokoknya kisah perjalanan mudikku saat itu jauh dari kenyamanan deh. Makanya sejak saat itu aku tidak pernah mau mudik saat lebaran tiba. Aku lebih memilih mudik saat Low season tiba, soalnya tiket pesawat lagi murah-murahnya, bandara juga tidak terlalu padat, dan yang lebih penting tidak ada traffik alias delay.
Memang sih saat itu berasa sekali berlebaran jauh dari keluarga sepi sekali rasanya. Untung sekali saat ini aku sudah punya keluarga sendiri, jadi ini adalah lebaran ke 3 yang aku rayakan bersama dengan Suami dan lebaran ke 2 yang kami rayakan dengan buah hati tercinta.
Rasanya sudah tidak sabar dengan hari H itu, tidak sabar untuk buat kue lebaran, makanan pendamping ketupat, silaturahmi dengan keluarga dan menikmati Jakarta yang jauh dari kemacetan. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1427H Mohon maaf lahir dan batin
>> Note: Jurnal ini juga terbit di sini <<
Saya hanya ingin curhat tentang sahabat dekat saya yang tiba-tiba menggugat CERAI suami yang telah ia nikahi selama 7 tahun. Bukannya mau mengumbar kejelekannya, tapi saya sudah tidak tahan ingin menumpahkan isi hatiku keseseorang.
Tapi sama siapa? Saya tidak punya teman dekat lagi yang bisa saya share tentang ini. Setelah memikirkan matang-matang, akhirnya saya memutuskan untuk curhat disini saja.
Cerita yang akan saya tulis ini, benar-benar kisah nyata yang dialami oleh sahabat dekat saya. Perkawinan yang telah ia bina selama 7 tahun, akhirnya berakhir juga dengan kata CERAI!.
Sebagai sahabat terdekatnya, saya berpikir kalau perkawinan itu masih layak untuk di pertahankan, tetapi tidak begitu oleh sahabat saya yang menjalaninya.
Nama sahabat saya ini Titah. Ia cewek impian semua pria, wajahnya cantik rupawan, modis dengan penampilannya yang up to dated, tinggi semampai seperti model di majalah, berkulit putih bak mutiara, rambut panjang mengkilat, dan dengan semua kelebihannya itu ia juga sangat cerdas dan baik hati.
Kalau hanya untuk mendapatkan teman kencan. Ia tinggal menjentikkan kedua jarinya saja. Dan saat itu juga, pasti para pria sudah antri di depannya. Anehnya lagi, semua pria ini hanya dijadikan teman kencan sesaat saja, tidak pernah sekalipun Titah jatuh hati pada mereka.
Tetapi tidak seperti saat ia curhat padaku mengenai affairnya dengan rekan bisnis perusahaan kami, yang katanya telah menikah dan mempunyai anak!. Namanya Bimo, akibat seringnya mereka bertemu untuk membicarakan bisnis, akhirnya Ia dan Bimo menjadi dekat.
Bukan sekedar dekat saja, tapi ia juga menaruh hati padanya. Ia merasakan getaran getaran aneh bila berada di dekat Bimo, ceritanya beberapa hari yang lalu.
Pagi itu, Ia kekantor sedikit terlambat. Ekspresi wajahnya beda dari biasanya dia terlihat sumbringah. Sepertinya sekarang ini, ia sedang bahagia!. Ia melewati ruangannku, melirikku dan melempar senyumnya yang paling manis, lalu bergegas masuk keruangannya.
Seperti biasa, kami selalu ngobrol melalui “Internal Chat Room” salah satu hiburan di kantor kami. Dan sudah menjadi kebiasaan bagiku kalau tiba di kantor hal pertama yang di lakukan itu membuka ICR, begitupun dengannya.
“Pagi say ^_^” sebuah pesan di ICR ku muncul. Rupanya ia sedang ingin menceritakan sesuatu padaku. “Romannya happy banget, Ta?” pancingku dan suer aku sedikit penasaran melihat tampangnya yang sumbringah, pagi ini.
Tak berapa saat ia menjawabnya “Masa sih?”. “Iya, dikasih sesuatu, dengan Dimas?” tebakku asal. “Bukan, bukan dengan Dimas, tapi dangan Bimo” aku kaget beberapa saat, dengan Bimo! Sejak kapan ia peduli dengan teman kencannya? Gumanku dalam hati.
“Bimo?Bimo yang mana nih?” kuketik kata itu tapi tidak langsung mengklik tombol SEND. Kuambil susu yang sudah dingin, yang di sediakan oleh office boy tiap pagi untukku dan meminumnya beberapa teguk, lalu aku mengklik tombol send.
Tiba – tiba muncul pesan singkat darinya lagi. “Come on. Say, I think am fall in love with him” tulisnya lagi. “With who?” tulisku cepat, terkaget-kaget dengan pengakuannya. “Say, aku serius nih, pleaseeee” tulisnya diujung sana. “Edann!” ketikku. Lalu berdiri dari kursi dan langsung menuju keruangannya.
Ternyata benar, ia sedang jatuh cinta dengan Bimo. Bagaimana dengan Dimas? Apakah ia pernah berpikir tentang perasaan Dimas!.
Dari Curhatnya beberapa waktu lalu. Ia pun sudah berniat untuk menggugat cerai Dimas. Karena menurut Titah, perkawinannya dengan Dimas bagaikan sayur tanpa garam, HAMBAR!. Itulah yang menyebabkan Titah sangat tertarik dengan sosok Bimo yang dewasa dan sangat perhatian padanya.
Beberapa minggu setelah kejadian pagi itu. Kembali Titah membuatku shock dengan ceritanya “Say, Gugatan ceraiku sekarang sudah terdaftar di pengadilan agama Jakpus”.
Ternyata dugaannku salah!. Aku pikir tidak secepat ini ia akan mengajukan gugatan cerainya. Dan aku bingung mau jawab apa!. Belum sempet aku mengetik sesuatu , tiba – tiba ada pesan singkat lagi darinya “Aku juga sudah minta Dimas untuk mempercepat proses ini.”
Begitu gampangkah Titah mengakhiri perkawinannya, gumanku. “Waoh, secepat ini Tah?” hanya itu yang bisa kuketik, rasanya otakku susah untuk memikirkan kata – kata yang tepat dan rasanya enggan untuk memikirkan masalah yang sedang ia hadapi. Ups! mungkin ini bukan masaalah buatnya tapi ini merupakan awal bahagia untuknya. “Say, udah 7tahun loo!” kembali pesan singkatnya muncul .
Well, sebenarnya dia tidak salah juga. Memang betul 7 tahun menikah tanpa di karuniai seorang anak pasti membosankan, apa lagi gaya hidupnya dengan gaya hidup Dimas sangat jauh berbeda. “Bukan karena Bimo kan?” aku sudah capek dengan basa basi, langsung saja aku blak blakan menembak sumber masalah perceraiannya.
“Kalau mau jujur sih, pastinya iya. Bimo yang membuka mata hati ku untuk segera menceraikan Dimas!”. Begitu besarkah pengaruh Bimo dalam hidupnya saat ini?.
Apakah bijak menggugat cerai Dimas karena di sarankan oleh Bimo, yang notabene adalah selingkuhannya!. Bagaimana kalau Dimas tau kalau dia melakukan ini karena Bimo?. Apa yang ia harapkan dari Bimo?. Pertanyaan – pertanyaan itu seolah berlomba keluar dari pikiranku, tapi rasanya jari ini kaku untuk mengetik satu katapun!.
Sejak saat itu sayapun langsung alergi menggunakan ICR ku. Saya takut, atau tepatnya saya paranoid akan mendapat curhatan dari teman-teman yang lain dengan kisah hidup mereka yang akan membuatku berpandangan negatif terhadap mereka.
Oh iya, setelah proses perceraian Titah selesai. Dimas akhirnya kelur dari rumah mereka dan pindah kerumah orang tuanya. Sementara Titah mengundurkan diri dari kantorku dan tetap berhubungan dekat dengan Bimo!.
Semenjak ia keluar, sayapun lost kontak dengannya. Dan hari ini, genap 5 tahun sejak kami terakhir kali bertemu. Saya begitu surprise saat bertemu dengannya disebuah pusat perbelanjaan. Ia terlihat berubah 190 derajat, kecantikannya tidak berubah. Tapi penampilannya benar-benar di luar dugaanku, saat ini ia terlihat semakin cantik dengan hijabnya dan santun dengan kelembutannya.
Kamipun langsung berkangen-kangen dan bertukar kabar. Saya begitu surprise! Mengetahui ia kembali rujuk dengan Dimas.
Harubiru! Itu sudah pasti, apa lagi saat ia bilang saat ini mereka telah dikaruniai seorang Putra yang telah berusia 2 tahun, aku sampai menitikkan air mata. Dan merasa berdosa pernah menganggapnya negatif saat menggugat cerai Dimas.
Dan, kisah sahabat saya ini semakin membuatku yakin 1000%, bahwa Rezeki, Jodoh dan Ajal sudah ditentukan oleh-Nya. Jadi bagaimanapun usaha kita untuk merubahnya atau keluar dari rel, maka Ia akan mengembalikan kita di REL yang telah Ia tentukan, Walahualam Allah maha besar.
Jakarta, September 2006 Info: Nama sahabat saya dan yang ada di atas saya samarkan untuk menghormati privacy beliau.
Judulnya gak ku ku ku ya . Waktu libur panjang kemarin, di kompleks rumah ryu ada keriaan dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI yang ke 61. Banyak perlombaan yang di selenggarakan oleh panitia, mulai dari fashion show, lomba tangkap ikan, sapu balon, pecahin balon, konvoi sepeda hias dll.
Pada dasarnya perlombaan ini dibuat untuk memeriahkan hari libur panjang (5 hari bo...) jadi timbullah ide ibu-ibu pengurus RT untuk membuat keriaan tadi.
Anyway, usia ryu masih terlalu kecil (2th / 2bln) Jadinya ryu belum bisa ikut lomba yang aneh-aneh, ia hanya ikut lomba fashion show dan konvoi sepeda hias saja.
Itu juga daftar fashion show bener-bener dadakan, saat itu ryu maunya berdiri di tengah-tengah karpet merah terus(maksudnya TERPAL biru kaa'lee ) .
Dan saat acara penjurian berlangsung, ryu harus ngantri nungguin sesuai nomor urut, kebetulan ia dapat no-9, sukses ngantri hanya 1 menit setelah itu ryu jadi tidak sabaran dan langsung ngeloyor ketengah-tengah "Karpet Merah", berdiri dengan gayanya yang aneh-aneh :P *pokoknya rusuuh euy*. Dan ketika gilirannya tiba, eealaa... ryu malah ngambek dan emoh untuk tampil lagi hahahahaha. Sudah pasti gak juara atuuuu' .
 Finaly, Ryu finish juga saat konvoi sepeda hias berlangsung, sayangnya ia finish diurutan paling belakang . Itu juga, sama ayahnya sudah motong jalur paling pendek. Harap di maklumi, ryu adalah peserta paling muda di konvoi sepeda hias kali ini *ngeles.com*. Semoga tahun depan ryu bisa lebih berpasrtisipasi lagi, hehehehe.
MERDEKA!
 “Maaamaaaa pipiiiiiiis!” Yes... batinku dalam hati, akhirnya putra ku memberi signal bila ingin buang air kecil, segera aku menghampirinya di pojok ruang keluarga kami dan ternyata dugaanku salah, putraku sudah pipis sebelum ia teriak ‘Maaamaaaa pipiiiiiiis!’. Toilet training yang sejak dini aku terapkan belum terlihat hasilnya hingga usianya menginjak 2 tahun, Ada apa sebenarnya? apa trik yang aku terapkan salah? Atau ia sedang menguji kesabaran kami!. Putra ku akhir-akhir ini memang sering memancing kesabaran kami, dengan seringnya ia pipis dengan sengaja di tempat-tempat khusus. Suatu kali aku pernah melarangnya untuk tidak pipis di sofa keluarga, karena sofa itu sering ia pakai buat tiduran bila nonton TV, tapi saat ingin pipis ia akan berlari ke sofa tersebut dan dengan sengaja ia pipis sambil tertawa-tawa, “terrible two” gumanku dalam hati, hanya istilah itu yang bisa melukiskan perilakunya yang menggoda kami saat pipis. Tapi tidak jarang juga ia memberikan signal positif kepada kami, suatu kali ia memberi signal itu dengan memegang kelaminnya lalu menuju toilet dan ia benar-benar pipis. Kejadian itu bisa di hitung pakai jari saja selebihnya ia hanya menggoda/memancing kesabaran kami. “Gatot” atau Gagal Total tehnik toilet training yang aku terapkan, target untuk segera menjauhkan pampers darinya molor lagi hingga 6 bulan kedepan. Sepertinya aku harus lebih sabar dan harus lebih disiplin menerapkan toilet traning ini padanya. Info foto: Ngumpet Di Lemari Pakaian

Gubraxxx , aku di pilih atau tepatnya di tunjuk menjadi bendahara RT saat arisan ibu – ibu PKK beberapa jam yang lalu. Soalnya bendahara yang sekarang mengundurkan diri karena belio baru saja mempunyai seorang baby. Pinginnya sih nolak, tapi gimana donk kalau di paksa ama ibu-ibu, susah nolaknya hehehe.
Yo wes lah, akhirnya tawaran itu aku terima juga, dan otomatis makin nambah lagi nih tugas ku di luar pekerjaan kantor dan ngurus keluarga . Maklum saat ini aku juga sedang aktif di salah satu milist mommies muda dan pintar – pintar WRM
Tapi apa yang aku kerjakan sekarang dan yang akan aku kerjakan kelak di kedua kegiatan itu, insyaAllah akan membawah dampak positif untukku. Kalau di WRM sih sudah pasti, aku banyak sekali mendapat ilmu dan jurus-jurus sakti dalam mengasuh anak dan mengurus keluarga, belum lagi aku jadi nambah banyak teman, baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri, pokoknya WRM membawah pengaruh yang sangat baik buatku saat ini.
Kalau Bendahara RT?. I don’t have idea with this kind of job :P. Berat? Tentu saja berat, maklum yang di pegang nih duit warga kompleks yang mempunyai karakter sangat beragam, ada yang berkarakter nrimo saja, manut wae, keras kepala, tukang omong, interupsi molo, tidak aktif di kegiatan tapi selalu ngomongin orang di belakang, dan masih banyak karakter lainnya. Tertantang? Sudah pasti donk, bukan Shrie namanya kalau tidak tertantang . Ya semoga amanah yang di berikah ini bisa saya laksanakan dengan baik. Mohon doanya ya friends, jeeee ngelantur ya gue hehehehe, maaf ya udah posting hal yang ga’ penting seperti ini .
Info Foto: Tea Walk di puncak bersama RT di kompleks rumahku

 Aku mau cerita nih pengalamku yang serasa lagi di film – film serial detektif atau lebih tepatnya sih mirip dengan buser (buru sergap) kali yaa…, jadi ceritanya gini.
Kemarin sore pas pulang kantor, tepatnya di dekat Istiqlal dan di tengah – tengah kemacetan kota Jakarta, tiba – tiba terdengar sura tembakan senjata caliber 16mm (hhihihihihi maksaa banget nih ceritanya), pokoknya terdengar suara tembakan gitu, tiba – tiba di samping kendaraan kami ada orang lari sempoyongan sambil di kejar orang berpistol, dalam hati saya berguman “ini kali orang yg melepaskan tembakan tadi”, tidak berapa lama terdengar lagi tembakan kedua. Karena masih penasaran aku coba celingak celinguk kebelakang, rupanya si orang yang di kejar tadi sudah terkapar di trotoar tidak jauh dari kendaraan saya parkir macet banget saat itu “kena imbas projeknya Om Yos (busway)” .
Yang paling seru nih, di saat posisi orang yang di kejar sebut saja “Jambret” sudah tak berdaya alias sudah terkapar di tanah, dengan gagahnya si pengejar sebut saja “Jagoan” tetap mengacungkan pistolnya ke arah si Jambret dan sekali lagi melepaskan tembakan kearah si Jambret, kebayangkan kan gimana sadisnya wong si Jambret sudah tak berdaya tapi tetap saja di tembak, setau saya walaupun itu senjata berpeluru karet tapi tetap saja bisa mematikan kalau di lepas dari jarak dekat.
Karena jalanan di depan kami sudah mulai lenggang akhirnya kami menjauh juga dari TKP (Tempat Kejadian Perkara), pinginnya saat itu aku turun dan ngecek apa penyebabnya hingga si Jagoan membantai si Jambret tapi itu hanya fantasi saya rupanya, kebanyakan baca serial “Detektif Conan” nih. Anyway dari kejadian kemarin saya sih mendukung aksi di Jagoan yang memberi pelajaran si Jambret tadi, tapi saya juga bersimpati dengan si Jambret karena belio di tembak disaat tidak berdaya (gat tau deh cedera ringan atau sampai meninggal tuh) , membuat saya berfikir sudah seburuk inikah moral bangsa kita, dimana warga dengan seenaknya main hakim sendiri, membawa pistol kemana – mana, menembak orang yang tidak berdaya walaupun itu Jambret (masih tidak terima si jambret di tembak pd saat dia sudah tak berdaya).
Aduh ngomongin apa sih pagi – pagi gini…. Well my friend’s “Happy Thank’s Giving” untuk yang ngerayain… and Happy Holiday aja untuk yang enggak ngerayain ya ;)

Well, seperti biasa saya dan hubby memulai aktifitas sepeti biasa bangun pagi, mandi, main dengan Ryu, sarapan dan langsung berangkat. Tapi pagi tadi agak berubah, maklum semalam timer saya tidak berbunyi ketika waktu menunjukan jam 00.01, semalam saya berencana mau nonton GP F1 di Brazil, tapi ternyata ada kesalahan dengan HP saya, jadi deh kelewat tuh acara yang saya nanti2kan, kesel juga sih baru kebangun jam 3.00AM, buru2 nyalain ESPN eh taunya sudah habis tuh F1 nya, yang ada malah Nascar saja, akhirnya balik kamar lagi and bobo.
Kata hubby saya tunggu berita sport deh di SKY NEWS pasti ada, eh bener saja jam 5.55 beritanya ada and… hip hip hureee FERNANDO ALONZO di pastikan menyandang gelar JUARA DUNIA F1 untuk pertama kalinya tahun ini, even semalam dia hanya finish di urutan 3. Well, Kimi the Ice man, dewi fortuna rupanya tidak memihak dikau, even mobil si kimi nih yang paling cepat di F1. Bener2 nyesel deh saya melewatkan race Brazil kali ini, untungnya siaran ulangnya masih ada entar malam jam 6Pm and besok jam 8pm.
Waduh ko malah crita F1 ya, anyway setelah ngeliat berita mengenai F1, saya and hubby langsung berangkat, pas keluar kompleks rumah kami jalanan langsung macet. Waduh, sudah 1 tahun saya tinggal di kompleks itu tapi baru kali ini saya dapati jalanannya macet seperti ini, kira – kira 200meter di depan ada beberapa polisi yang mengatur laju kendaraan di sekitar situ, dan yang membuat saya langsung mual, sedih dan ingin nangis, ada seorang bocah dengan seragam lengkapnya (putih merah) tergeletak kaku di tengah jalan, Inalillahi wainalillahi rojiun, hanya itu yang bisa terucap dari bibir saya, sayang mayat anak tersebut sudah di tutup dengan koran, jadinya saya tidak tau apakah anak tersebut laki2 atau perempuan, “Semoga arwah si anak di terima disishNya, Amien”. Tanpa berlama2 di jalan itu saya dan suami langsung ngebut. Dari penglihatan saya tadi kayaknya tabrakan itu baru saja terjadi, karena belum terlihat mobil Ambulans dan kemacetan belum terlalu panjang.
Sepanjang jalan saya jadi kebayang mengenai ortu si anak, banyak pertanyaan yang terlintas di benak saya, betapa sedihnya mereka anaknya tertabrak mobil, walahualam semoga kejadian begini tidak terjadi dengan orang – orang yang saya kenal atau siapapun itu. Sampai di kantor saya masih terbayang – bayang, darah yang mengalir di aspal tadi. Udah ah… bikin saya merinding kalau mengingat kejadian itu lagi, saya hanya bisa berdoa semoga Arwah anak itu di terimah oleh-Nya.
Dan semoga pula, secangkir Nescafe yang masih ngepul ini, bisa mengawali hari ini dengan baik… Have a nice day ma friend’s
 "Bunda, gigi geraham bagian atas Ryu udah ngintip tuh." Blank sesaat , "Serius nih tan?" , "Hu ugh serius, belum terlalu jelas sih tapi udah kliatan putih gitu". Dalam hati ingin triakk "Huuureeeeeeeeeeeeeee" , tapi ga mungkin la yaoooo secara saat itu Bun lagi di kantor huehuehuehue.
Mana, pas trima telpun dari Tante Ryu, Aku lagi underpreasure sekaleee, secara ada Import dari China, lolos tanpa Original Document from supplier, hikshiks...kecolongannn, siap2 deh Bun di claim ribuan US$.
Anyweeyyy, brita gembira kalau geraham Ryu udah nongol, pingin aku share ke teman2 sekalian... *norak gpp kan* ^_^

| |